Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Desember 2018

Seminar Ekonomi Suara Merdeka


Jelang akhir tahun 2018, Suara Merdeka Network di Aston Semarang menggelar seminar ekonomi bertajuk wacana "Prospek Bisnis & Investasi Jawa Tengah 2019". Tujuan seminar ini selain gathering antar komunitas bisnis dengan undangan terbatas sekaligus forum diskusi dalam prediksi sektor usaha yang akan jadi acuan setahun kedepan. (Joki 082322232268)

Kamis, 09 Juni 2016

Sejarah adalah pengalaman untuk pelajaran ke depan

History is our experience to be learn for the better future

Tulisan bisa mengubah kehidupan, setidaknya saat seseorang mencatat perjalanan hidupnya dan hanya mempelajari seorang diri saja itu sudah sangat berguna bagi kehidupan internal dirinya. Apalagi bila kemudian ia juga mencatat bukan hanya buat diri pribadinya seorang tetapi juga muncul niat untuk mendokumentasikan arsip tersebut buat orang lain secara interpersonal. Tentu saja maka kemudian akan menjadi sumber pustaka berharga yang bisa membuka wawasan baru bagi orang lain walau mungkin sangatlah kecil sekali arti, makna atau nilai catatan tersebut.


Hobi semacam inilah yang dapat menjadi kegiatan positif meskipun awalnya dimulai secara perseorangan kemudian berjalan seiring waktu dan dianggap menarik buat orang lain sehingga kami dapat membentuk diri dalam wadah komunitas. Sejarawan adalah sebutan yang kami anggap tepat sebagai julukan orang-orang yang peduli pada sejarah, semua hal yang sumber catatannya adalah peristiwa masa lalu yang kami anggap unik, menarik, serta penting bagi perubahan di masa yang akan datang. Kedepannya tentu saja kami berharap hari esok dapat lebih baik dari hari ini, dan apa yang sedang terjadi sekarang juga mengandung filosofi melakukan tindakan pada hari ini yang lebih baik dari kemarin. Sederhana dan mungkin cenderung sepele tapi tak ada salahnya untuk tetap idealis meskipun kami menyikapinya secara realistis bahkan bisnis.

Basecamp nebeng di Rg. Kerja Operasional rekan keja a.k.a pustakawan immaro undip I

Basecamp nebeng di Rg. Kerja Operasional rekan keja a.k.a pustakawan immaro undip II
 Alasan rasional membuat proses pergerakan kami juga melalui proses dari waktu ke waktu secara bertahap via progress step by step conditional. Tapi begitulah kehidupan, terkadang impian itu terlihat indah hanya dalam pikiran di kepala kita dan begitu berusaha kita implementasikan kenyataan terkadang tak seindah apa yang dulu kita bayangkan. Tadinya mungkin hanya berupa pengakuan dikalangan internal sejarawan kita saja tapi kini mulai berusaha kita nyatakan secara resmi lewat legitimasi didepan notari hingga memperoleh SK Kemenkumham sehingga kami kini juga berbadan usaha EO dengan alur edukasi jurnalistik dengan metode sejarah dan kegiatan kami lebih terarah dalam naungan perseroan.

Reportase Event majalah kampus FT. Kimia mahasiswa Undip

Reportase yang acaranya berbarengan dengan gambar barusan di atas, lokasi pun dekat Politeknik
Tidak semua kegiatan yang EO kami ikuti secara langsung merupakan hasil kontribusi kami, terkadang kerjasama terjalin lewat kerjasama antar rekan peduli jurnalistik dan ilmu sejarah serta cabang disiplin keilmuan tautannya. Bahkan meskipun kolaborasi serta sinergi tersebut hanya merupakan hasil kerjasama non formal berkat pertemanan sajapun setidaknya kami selalu mengharapkan efek positif baik dalam lingkup lokal nasional atau pun dari sisi perseorangan yang terbatas di internal kami selama ini, bisa jadi pula: anda.

Perwakilan CV. European Antiques dalam Event Museum Mart 2015 di Museum Semarang
Joki Sejarah; 082138743737, jorganizer@yahoo.com


Rabu, 16 Desember 2015

New Definition of Journalistic

Jokihoki: Ada tiga acara jurnalistik yang diadakan berbarengan pada hari yang sama dengan waktu dan tempat yang berdekatan di Kampus Universitas Diponegoro pertengahan bulan November kemarin tepatnya tanggal 14 November 2015. Ketiganya memiliki tema yang sama yaitu jurnalistik, meskipun secara spesifik tidak serupa. Ada yang point utamanya di bidang teknik reportase atau liputan, lainnya membahas peran media sebagai pembentuk opini masyarakat, maupun yang rada mirip seperti citizen journalism.

Event Citizen Jounalism di Polines Undip
Jurnalistik adalah kegiatan menghimpun berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa melalui pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi, pendapat pemerhati secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan pada surat kabar, majalah, dan dipublikasikan di media massa. Dalam jurnalistik selalu harus ada unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas). Seorang jurnalis memiliki dua fungsi utama. Pertama, fungsi jurnalis adalah melaporkan berita. Kedua, membuat interpretasi dan memberikan pendapat yang didasarkan pada isi berita.

Event Kompasioner di Fak. Perikanan dan kelautan Undip

Berdasarkan definisi tersebut, maka muncullah ide untuk menggagas acara serupa meskipun hanya sederhana namun mampu menggalang kebersamaan dengan semua kalangan baik mahasiswa maupun masyarakat umum. Upaya untuk membentuk jaringan dan mempererat hubungan antar jurnalis di era keterbukaan informasi dan kebebasan berekspresi seperti sekarang ini. Apalagi seperti yang sudah banyak diketahui, bahwa media menyampaikan informasi tidak lagi dimonopoli oleh media berkategori besar seperti koran, radio, atau televisi berpredikat nasional maupun lokal. Tapi kini sudah ada media independent yang bersifat personal dengan konsep internet digital semacam sosial media, blog/ website, dan konten internet lainnya.

Event Lembaga Pers Mahasiswa Kinetika FT. Kimia Undip
Ketiga acara yang diadakan yang secara lokasi dekat dengan waktu yang hampir bersamaan tersebut, sayangnya dikelola dengan manajemen berbeda tanpa adanya upaya perekat komunitas. Memang dapat kita temui poster acara di tempat yang penyebarannya termasuk ruang lingkup berbeda, akan tetapi tanpa komunikasi yang lebih intens tidak akan menghasilkan sinergi dari kolaborasi yang memadai. Akibatnya potensi dari masing-masing acara hanya akan berjalan sendirian. Dengan demikian, hasilnya tentu kurang optimal bila diselenggarakan bersama atau setidaknya dibawah naungan manajemen dengan lingkup yang lebih meluas secara eksternal. Tentunya, meskipun hal ini terkesan idealis namun juga realistis dan dapat menjadi sebuah bisnis. Banyak peluang yang bisa terkelola secara optimal lewat komunitas jurnalistik.




So let me propose a plan with my perspective. 
Uplift people mindset by journalistic with blogger activity, like we do in Semarang, Central Java.

The reason is simple, literacy levels Indonesian people is still low. So, takes effort to change the paradigm that the information age has begun. The younger generation must be taught how to convey the message that the world is changing towards a better. Therefore step by step, we can produce progress together through sharing experiences and knowledge. Sometimes poverty is not due to lack of willingness of someone trying, but due to the opportunity for change that are sometimes not felt equally by everyone. Be expected to share ideas will create a community of mutual support.

Now that's what I'm doing as a blogger and historian concurrently as well as EO. Conduct regular meetings once a month, minimum. We gathered to discuss about journalism, then use it to build a personal brand, promotional, marketing, and especially to make our business ideas into real action. A lot of students or the general public are aware of this movement, many who want to join us. But we are constrained by the lack of facilities such as the cost to hangout, communication, massive mobilization, or how to produce a satisfactory solution for all parties who participate. For that we need a lot of resources such as fund to rent a representative gathering place, costs to communicate, and other costs that can help them.

(J. Hamdani +62 821 3874 3737 http://sejarawan.blogspot.com or by E-mail to: johamdani@yahoo.com)


Nb. Please help us so that this activity can be developed further and to inspire a lot of people out there.